UANG ITU BERBANDING LURUS DENGAN PENGUASAAN ATAS PENGETAHUAN

Fakta bahwa kemiskinan adalah hasil dari proyeksi struktural negara adalah hal yang tidak bisa digugat. Terlepas dari orang lahir dari keluarga dengan pendapatan sebarapa, ada faktor dasar mengapa kemiskinan di negara ini hanya sebatas data, bukan aspek yang segera diselesaikan. Faktor tersebut dapat dilihat dari pemahaman masyarakat mengenai proses mendapatkan uang. Selama ini, kita hanya mengetahui bahwa bekerja keras akan setara dengan uang yang didapatkan. Padahal, uang itu berbanding lurus dengan penguasaaan atas pengetahuan lalu menghasilkan solusi yang dibutuhkan masyarakat. 

Hal yang demikian bisa dilihat dari cara masyarakat mendapatkan uang. Saya contohkan ekosistem sound horeg. Sebagian orang menggantungkan hidupnya melalui ekosistem ini. Sedangka jika dianalisa lebih lanjut, tidak ada nilai berbuah solusi yang didapatkan melalui ekosistem sound horeg.

Berbeda dengan beberapa profesi lazim. Seorang guru bernilai serta menguasai pengeteahuan semisal pola pedagogig dengan memberikan solusi sebuah pengajaran akal dan etika, sehingga dia mendapatkan uang. Pun dengan pedagang, dia bernilai dan menguasasi ranah keterampilan selling ataupun marketing misalnya dengan menyediakan profuk tertentu yang dibutuhkan sebagai pemenuh kebutuhan konsumen. Dan profesi lazim lainnya.

Yang perlu dipahami dalam melihat bagaimana uang datang adalah bagaiman seseorang menguasai pemahama, pengetahuan dan keterampilan tertentu, lalu mampu memberikan solusi masyarakat. Alhasil, dengan pola pikir ini, seseorang akan mampu menginisiasi produk, tindakan, algoritma yang mampu menuntaskan problem.

Mengapa ada orang dengan pendapatan beribu-ribu kali lipat dibanding kita? Karena mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang kuat, memiliki tindaka serta produk yang menuntaskan persoalan konsumen. Semakin baik penguasaan pengetahuan yang dimiliki, semakin tajam pula solusi yang dihasilkan. Semakin tajam solusi yang ditawarkan, semakin banyak pula uang dari konsumen yang diberikan kepada kita.

Intinya, dalam menapaki kehidupan yang kompleks ini, kuasailah pengetahuan atau keterampilan tertentu, untuk menciptakan, menginiasisi, lalu menawarkan sebuah solusi. Dunia tempatnya masalah. Anda tidak perlu khawatir tentan permintaan masyarakat. Cukup analisa problem dominan masyarakat, buat format solusi melalui pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. Kemudian komersialkan dengan sistem bisnis yang rapi, maka anda tidak perlu bingung tentang cara mendapatkan uang.

Sekali lagi, tinjauan utama untuk mendapatkan uang pertama adalah kuasasi pengetahuan dan keterampilan tertentu. Lalu analisa problem yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Dengan bekal pengetahuan yang dimiliki, buatlah inovasi yang mampu menuntaskan persoalan masyarakat kebanyakan. Lebarkan cakupan konsumen selebar-lebarnya. Terakhir, pundi pundi uang akan datang dengan sendiri.

Saya pun belajar dan berporses untuk menerapkan cara ini. Mari kita perjuangkan solusi agung itu!!! Ketidaktahuan masyarakat akan fakta uang di dapat darimana, menjadi sebuah problem struktural contoh dari ekosistem sound horeg bahwa dengan seseorang memiliki penguasaan atas sebuah pengetahuan, dia mampu memberikan solusi memberikan contoh seseorang yang memiliki bisnis dan itu menjadi bentuk solusi umat manusia, sehingga banyak orang rela memberikan uang untuknya, karena memberikan solusi

Shofi Mustajibullah Saya Shofi Mustajibullah lulusan SDN Dipenogoro Gondanglegi, SMPN 01 MOJO, SMAN 01 MOJO, PONPOES Al-falah. Saat ini masih mengenyam pendidikan di Universitas Islam Malang dan Pondok Pesantren Kampus Ainul Yaqin

0 Response to "UANG ITU BERBANDING LURUS DENGAN PENGUASAAN ATAS PENGETAHUAN"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel