INI ALASAN KENAPA MENDISKUSIKAN FINANSIAL DENGAN PASANGAN TIDAK PERNAH LANCAR

Sebuah komitmen dibangun melalui komunikasi dua arah. Semua persoalan yang bersinggungan dengan pasangan satu sama lain harus saling dibicarakan. Termasuk persoalan keuangan.

Sayangnya, berbeda dengan topik pembicaraan lainnya, tak jarang topik keuangan yang menjadi bahan komunikasi tidak lancar. Kadang satu arah memiliki gagasan ambisius, satu arah lainnya justru cenderung pesimis.

Fenomena ini diangkat dalam penelitian Okamoto et al., (2025) yang menyebutkan bahwa mayoritas pasangan remaja menuju dewasa sulit untuk berkomunikasi perihal keuangan. Peneliti menawarkan sebuah variabel yang memiliki potensi untuk mengantisipasi komunikasi finansial yang buruk antara pasangan. Dan variabel tersebut adalah parental financial socialization atau sosialisasi keuangan dari kedua orang tua.

Individu yang sedari didik diberikan arahan keuangan berupa teladan, diskusi keuangan, dan pembelajaran bersifat eksperimen, pada saat berpasangan akan lebih mudah untuk berkomunikasi tentang keuangan. Mengapa hal ini terjadi? karena individu yang tumbuh dengan diskusi keuangan yang sehat akan menumbuhkan self efficacy atau kepercayaan diri, sehingga tidak ada perasaan minder saat mengangkat topik keuangan.

Biasanya, pembicara keuangan di semua persinggungan sosial, tidak hanya dalam lingkup pasangan, dianggap sensitif. Alhasil diskusi yang berkaitan dengan uang secara menyeluruh dianggap tabu. Sederhana, karena struktur masyarakat tidak percaya diri akan kondisi keuangannya. Mengapa tidak percaya diri? kembali pada pernyataan sebelumnya, karena sedari kecil tidak dididik dengan teladan, diskusi, dan pembelajar yang bersifat eksperimen tema keuangan.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi sekaligus membangun suasana hangat saat membicarakan keuangan, anak-anak kita sebisa mungkin untuk dilibatkan pada persoalan-persoalan keuangan, meskipun dalam hal-hal sederhana. Sebab saat sudah terbiasa, individu yang terbiasa dari kecil akan muncul kepercayaan diri, dan pada akhirnya kedua pasangan dengan hangat bisa membicarakan keuangan secara terus menerus.


Shofi Mustajibullah Saya Shofi Mustajibullah lulusan SDN Dipenogoro Gondanglegi, SMPN 01 MOJO, SMAN 01 MOJO, PONPOES Al-falah. Saat ini masih mengenyam pendidikan di Universitas Islam Malang dan Pondok Pesantren Kampus Ainul Yaqin

0 Response to "INI ALASAN KENAPA MENDISKUSIKAN FINANSIAL DENGAN PASANGAN TIDAK PERNAH LANCAR"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel